FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN KARET MENJADI LAHAN KELAPA SAWIT DI KABUPATEN PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR
Main Article Content
Abstract
Alih fungsi lahan dari perkebunan karet menjadi perkebunan kelapa sawit merupakan perubahan penggunaan lahan yang cukup signifikan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor utama yang memengaruhi proses alih fungsi tersebut. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, serta sumber sekunder dari lembaga terkait. Analisis difokuskan pada variabel seperti harga komoditas, biaya produksi, ketersediaan tenaga kerja, akses pasar, dan persepsi petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong utama alih fungsi lahan adalah tingginya keuntungan kelapa sawit dibandingkan karet, permintaan pasar yang stabil, serta kebijakan pemerintah yang mendukung perluasan kelapa sawit. Selain itu, faktor sosial seperti pengaruh sesama petani dan tren di masyarakat juga berperan dalam pengambilan keputusan. Namun, pertimbangan lingkungan sering diabaikan, yang berpotensi menimbulkan dampak ekologis jangka panjang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan strategi pengelolaan lahan berkelanjutan yang menyeimbangkan manfaat ekonomi dengan kelestarian lingkungan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.