ANALISIS KOMPARATIF SERANGAN HAMA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN POHON SERTA KENYAMANAN PENGUNJUNG: STUDI KASUS HUTAN KOTA PAGUTAN DAN HUTAN KOTA UDAYANA
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat serangan hama serta dampaknya terhadap kesehatan pohon dan kenyamanan pengunjung di dua kawasan hutan kota, yaitu Hutan Kota Pagutan dan Hutan Kota Udayana. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif berbasis data sekunder, yang diperoleh dari laporan instansi terkait, penelitian terdahulu, dan dokumentasi lapangan. Hasil dari peneliian ini adalah rata-rata tingkat serangan hama di Hutan Kota Pagutan sebesar 27,5%, yang dikategorikan serangan sedang. Jenis hama yang dominan di lokasi ini adalah ulat penggerek daun (Lepidoptera) dengan tingkat serangan 35%, dan penggerek batang (Cerambycidae) sebesar 20%. Sementara itu, di Hutan Kota Udayana, tingkat serangan mencapai 37,5%, masuk dalam kategori serangan tinggi, dengan jenis hama utama adalah ulat penggerek daun (45%) dan kutu putih (Aleyrodidae) (30%). Serangan hama di kedua lokasi berdampak pada penurunan kesehatan pohon, ditandai dengan gejala seperti daun menguning, rontok dini, dan pertumbuhan yang terhambat. Dampak terhadap kenyamanan pengunjung juga terlihat dari keluhan terkait bau tidak sedap akibat pembusukan, kehadiran serangga mengganggu, serta penurunan estetika lanskap. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan hama secara berkelanjutan dalam menjaga fungsi ekologis dan sosial hutan kota.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.