ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA UDANG VANAME DI KECAMATAN BAYAN, KABUPATEN LOMBOK UTARA.
Main Article Content
Abstract
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi penyumbang terbesar produksi udang nasional berkat potensi lahan luas, meskipun baru sebagian kecil yang dimanfaatkan secara optimal. Permintaan pasar yang meningkat, ketersediaan lahan potensial, serta kontribusi sektor budidaya terhadap perekonomian daerah menjadi dasar perlunya evaluasi kelayakan usaha yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha budidaya udang vaname di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, sebagai salah satu sentra produksi udang di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 31 pembudidaya. Analisis data meliputi perhitungan biaya tetap, biaya variabel, total biaya, total penerimaan, pendapatan, serta analisis kelayakan usaha yang terdiri atas R/C Ratio, B/C Ratio, dan BEP harga maupun unit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi sebesar Rp14.394.905 per tahun dengan rata-rata total penerimaan sebesar Rp28.459.274 sehingga menghasilkan rata-rata pendapatan bersih sebesar Rp14.064.369 per tahun. Nilai B/C Ratio yang diperoleh sebesar 2 dan nilai R/C Ratio sebesar 1. Nilai BEP unit sebesar 296 kg dan BEP harga sebesar Rp24.624/kg. Secara keseluruhan, budidaya udang vaname di Kecamatan Bayan layak dijalankan, namun peningkatan efisiensi teknis dan manajerial tetap diperlukan untuk memperkuat keberlanjutan usaha.
Article Details
How to Cite
AGUSTINA, Shelly Sylvia; WIDIYANTI, Ni Made Nike Zeamita.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA UDANG VANAME DI KECAMATAN BAYAN, KABUPATEN LOMBOK UTARA..
AGROTEKSOS, [S.l.], v. 35, n. 3, p. 910-918, dec. 2025.
ISSN 2685-4368.
Available at: <https://agroteksos.unram.ac.id/index.php/Agroteksos/article/view/1522>. Date accessed: 08 jan. 2026.
doi: https://doi.org/10.29303/agroteksos.v35i3.1522.
Section
Articles

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.