PENAMPILAN KARAKTER KUANTITATIF DAN KUALITATIF BEBERAPA VARIETAS UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) DI WILAYAH OKINAWA, JEPANG
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakter kuantitatif dan kualitatif dan mengetahui hubungan kekerabatan 3 jenis ubi jalar yang terdapat di wilayah Okinawa, Jepang. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari-Maret 2025 di lahan petani di wilayah Okinawa. Metode yang digunakan yaitu metode survei pada tanaman sampel. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis cluster dan ditampilkan dalam bentuk fenogram atau dendogram menggunakan program SPSS. Karakteristik Karakter kuantitatif Tanaman Ubi Jalar; Varietas Beniharuka memiliki panjang umbi dan panjang daun tertinggi, masing-masing sebesar 17,02 cm dan 11,86 cm. Namun demikian, varietas ini juga menunjukkan lebar daun paling sempit, yaitu 8,56 cm. Beniharuka menghasilkan 3–5 umbi per tanaman, mulai berbunga pada umur 110 hari setelah tanam (hst), dan dapat dipanen pada 150 hst. Varietas Churakoibeni menunjukkan panjang batang paling dominan, yakni 422,4 cm, dan lebar daun sebesar 11,66 cm. Jumlah umbi yang dihasilkan per tanaman berkisar antara 4–6 buah, dengan waktu berbunga pada 130 hst dan waktu panen pada 140 hst. Varietas Ougonimo memiliki bobot umbi rata-rata tertinggi, yaitu sebesar 262,2 gram, serta lebar daun terlebar yaitu 12,4 cm. Jumlah umbi per tanaman berkisar antara 4–7 buah, dengan waktu berbunga pada 120 hst dan waktu panen pada 160 hst. Karakteristik Karakter kualitatif Tanaman Ubi Jalar; Beniharuka memiliki warna kulit umbi ungu dengan daging umbi putih pucat, bentuk umbi lonjong, dan tekstur kulit halus. Batangnya berwarna hijau dengan daun berbentuk hati (cordate), serta bunga berbentuk terompet dengan bagian luar berwarna putih dan bagian dalam ungu. Churakoibeni memiliki warna kulit dan daging umbi ungu kemerahan, dengan tekstur kulit umbi kasar dan bentuk lonjong. Batangnya berwarna hijau, daun berbentuk hati, dan bunga berwarna putih keunguan di bagian luar serta ungu di bagian dalam. Ougonimo memiliki warna kulit umbi ungu pucat, daging umbi kuning hingga oranye, dan bentuk umbi bulat dengan tekstur kulit kasar. Batangnya berwarna hijau, daun berbentuk hati, dan bunga berwarna ungu baik di bagian luar maupun dalam. Hasil analisis indeks desimilaritas menggunakan jarak Euclidean menunjukkan bahwa varietas Beniharuka dan Churakoibeni memiliki tingkat kemiripan morfologi yang lebih tinggi dibandingkan dengan varietas Ougonimo. Hal ini diperkuat oleh hasil fenogram yang membagi ketiga varietas ke dalam dua klaster utama, di mana Beniharuka dan Churakoibeni tergabung dalam satu klaster, sedangkan Ougonimo membentuk klaster tersendiri.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.