ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN HASIL USAHATANI NANAS DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR

Main Article Content

Mardiana Mardiana Nurtaji Wathoni IGL Parta Tanaya Daeva Mubarika Raisa Risky Agustina Oka

Abstract

Nanas (Ananas comosus [L.] Merr.) merupakan komoditas hortikultura unggulan di Kabupaten Lombok Timur, namun efisiensi pemasarannya belum optimal akibat panjangnya rantai distribusi dan lemahnya posisi tawar petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur pasar, saluran pemasaran, dan integrasi pasar usahatani nanas di Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif, dengan daerah sampel ditentukan secara purposive sampling di Kecamatan Pringgasela dan Masbagik. Responden petani ditentukan dengan quota sampling sebanyak 40 orang dan lembaga pemasaran dengan snowball sampling. Data dianalisis menggunakan pangsa pasar, konsentrasi rasio (CR4), Indeks Herfindahl-Hirschman (HHI), margin pemasaran, share petani, distribusi keuntungan, dan integrasi pasar. Hasil penelitian menunjukkan struktur pasar cenderung oligopsoni, dengan CR4 di tingkat pedagang pengumpul 85,19% dan nilai HHI seluruh lembaga berada pada 0 < HHI < 1. Terdapat dua saluran pemasaran; Saluran I (Petani–Pedagang Pengecer–Konsumen Akhir) lebih efisien dengan margin Rp1.767,13/buah, share petani 40,7%, dan distribusi keuntungan 1,00 dibandingkan Saluran II. Integrasi pasar vertikal terjadi antara petani dan pedagang pengumpul melalui bantuan permodalan, sedangkan integrasi horizontal terjadi antarpetani melalui pertukaran informasi harga. Meskipun integrasi vertikal melemahkan posisi tawar petani, harga di tingkat petani masih mengikuti pergerakan harga pengecer.


 


 

Article Details

How to Cite
MARDIANA, Mardiana et al. ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN HASIL USAHATANI NANAS DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR. AGROTEKSOS, [S.l.], v. 36, n. 1, p. 247-256, june 2026. ISSN 2685-4368. Available at: <https://agroteksos.unram.ac.id/index.php/Agroteksos/article/view/1631>. Date accessed: 08 july 2026. doi: https://doi.org/10.29303/agroteksos.v36i1.1631.
Section
Articles