MODEL PENGEMBANGAN PERTANIAN TERPADU BERKELANJUTAN PADA KAWASAN SISTEM PERTANIAN TERPADU LABANGKA KABUPATEN SUMBAWA
Main Article Content
Abstract
Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (KSPT) Labangka Kabupaten Sumbawa merupakan kawasan strategis yang dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan, peningkatan nilai tambah produk pertanian, dan pembangunan ekonomi wilayah berbasis sumber daya lokal. Kajian ini bertujuan merumuskan model pengembangan pertanian terpadu berkelanjutan di KSPT Labangka. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif melalui analisis dokumen perencanaan, kajian literatur, dan sintesis konsep pertanian terpadu berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa model pengembangan pertanian terpadu berkelanjutan di KSPT Labangka dibangun melalui integrasi vertikal dan horizontal antara subsistem hulu, tengah, dan hilir. Subsistem hulu mencakup kegiatan tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dan konservasi sumber daya alam; subsistem tengah meliputi kegiatan agroindustri, penelitian, pendidikan, dan pengembangan teknologi; sedangkan subsistem hilir meliputi distribusi, pemasaran, logistik, dan agrowisata berbasis pertanian. Penerapan model tersebut berpotensi meningkatkan produktivitas dan efisiensi pemanfaatan sumber daya, menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan biodiversitas, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat melalui optimalisasi keterkaitan antar subsektor pertanian. Untuk mewujudkan keberhasilan implementasi model, diperlukan strategi pengembangan yang meliputi penguatan kelembagaan dan korporasi petani, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur produksi dan pascapanen, penerapan inovasi teknologi pertanian, pengembangan kemitraan multipihak antara pemerintah, swasta, perguruan tinggi, dan masyarakat, serta penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi pupuk organik dan energi terbarukan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.