SISTEM AGROSILVOPASTURA TROPIS: TINJAUAN INTEGRASI KELAPA, JAHE, TURI DAN KAMBING UNTUK KEBERLANJUTAN AGROEKOSISTEM DAN PELUANG PENERAPANNYA DI PULAU LOMBOK
Main Article Content
Abstract
Pertanian skala kecil di wilayah tropis seperti Pulau Lombok menghadapi tantangan keberlanjutan akibat keterbatasan lahan, degradasi tanah, dan variabilitas iklim. Sebagai solusi, sistem agrosilvopastura yang mengintegrasikan kelapa (Cocos nucifera), jahe (Zingiber officinale), turi (Sesbania grandiflora), dan kambing menawarkan model pertanian terpadu yang berkelanjutan. Kajian ini bertujuan menganalisis konsep, manfaat, dan peluang implementasi sistem ini melalui sintesis literatur. Hasil tinjauan menunjukkan adanya interaksi sinergis antar komponen: kelapa sebagai kerangka struktural yang memodifikasi iklim mikro dan penyedia jasa hidrologis melalui hydraulic lift; jahe sebagai tanaman sela bernilai ekonomi tinggi yang toleran terhadap naungan moderat (25–50%); turi sebagai leguminoseae fiksator nitrogen yang memperbaiki kesuburan tanah dan sumber pakan berkualitas tinggi; serta kambing sebagai komponen daur ulang nutrien melalui pupuk organik dan aset ekonomi likuid. Integrasi ini secara signifikan meningkatkan produktivitas penggunaan lahan, mendiversifikasi sumber pendapatan (jangka pendek, menengah, dan panjang), serta memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga terhadap guncangan pasar dan iklim. Secara ekologis, sistem ini membentuk siklus hara yang lebih tertutup, meningkatkan kesuburan dan kandungan karbon tanah, serta mengurangi ketergantungan pada input eksternal. Disimpulkan bahwa model agrosilvopastura kelapa, jahe, turi, dan kambing merupakan bentuk intensifikasi ekologis yang strategis dan relevan untuk wilayah semi-kering seperti Lombok, yang mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan agroekosistem sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).
Kata kunci: agrosilvopastura, jahe, kambing, kelapa, pertanian terpadu berkelanjutan
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.